
Dalam beberapa konteks, istilah penilaian dan evaluasi dapat saling menggantikan. Di sini kita menggunakan istilah “penilaian” untuk mengacu secara spesifik pada semua jenis metode dan strategi yang memberikan informasi tentang cara belajar siswa. Penilaian formatif memberikan para pelajar umpan balik mengenai bagaimana mereka melakukan proses belajar secara menyeluruh. Penilaian sumatif dilakukan di akhir unit atau proyek dan memberikan siswa dan guru informasi tentang kecakapan dan pengetahuan yang telah diperoleh siswa.
Menggunakan beraneka ragam penilaian yang berkesinambungan sepanjang siklus pelajaran dapat memberikan lebih banyak informasi yang bernilai bagi pengajar dan pelajar. Penilaian Formatif dapat digunakan untuk:
Ruang lingkup tujuan penilaian adalah untuk memberikan para guru informasi yang mereka butuhkan untuk memberikan pelajaran yang berkualitas. Penilaian yang mendalam dan berkesinambungan merupakan jantung dari pelajaran berbasis proyek dan memberikan cara bagi para siswa untuk menunjukkan dan menemukan apa yang mereka ketahui dalam berbagai cara yang berbeda. Dengan penilaian yang terkumpul selama unit pelajaran, guru belajar lebih banyak mengenai kebutuhan para siswa dan dapat menyesuaikan pelajaran untuk meningkakan prestasi siswa. McMillan (2000) menjelaskan, “Ketika penilaian tergabung dengan pelajaran, ia akan menginformasikan guru aktifitas dan penilaian apa saja yang lebih berguna, tingkat pengajaran apa yang paling tepat, dan bagaimana penilaian sumatif memberikan diagnosa informasi.”