• <Lebih lanjut tentang Intel.com

Menilai Pemahaman dan Mendorong Metacognition

Memeriksa Pemahaman

Memeriksa Pemahaman dan Mendorong Metakognisi

Metakognisi, atau “berpikir tentang cara berpikir” mengacu pada proses mental yang mengontrol dan mengatur bagaimana orang-orang berpikir.  Metakognisi sangat penting dalam mengerjakan proyek, karena para siswa harus memutuskan strategi-strategi apa yang digunakan dan bagaimana menggunakannya.  Penelitian Marzano (1998) dari 4000 intervensi instruksi-instruksi yang berbeda ditemukan bahwa hal-hal yang paling efektif meningkatkan pelajaran siswa adalah hal-hal yang fokus pada bagaimana siswa berpikir tentang proses berpikirnya dan bagaimana perasaan siswa terhadap dirinya sendiri sebagai pelajar.

Tabel di bawah ini berisi ulasan berbagai metode, tujuan, dan alat-alat yang digunakan untuk menilai pemahaman dan mendorong metakognisi.  Metode-metode ini membantu guru untuk menilai pemahaman sementara mereka membantu siswa berpikir mengenai pelajarannya.  Metode yang sama dapat juga digunakan untuk kedua tujuan tetapi guru harus dengan tegas membantu siswa berpikir mengenai apa dan mengapa mereka belajar melalui berbagai pertanyaan dan pertanyaan singkat. Kaitan-kaitannya memberikan informasi detil dan contoh-contoh spesifik.

Metode Penilaian Tujuan Kapan digunakan Alat-Alat
Jurnal Tertulis Jurnal adalah perpanjangan dari renungan tertulis dari pelajaran sebagai reaksi dari pertanyaan-pertanyaan singkat.  Sebagai tambahan untuk renungan, pertanyaan-pertanyaan singkat mendatangkan kemampuan berpikir khusus terhadap poin-poin kunci dalam suatu proyek. Gunakan sepanjang proyek, pada poin-poin kunci dan di akhir proyek.
Jurnal Photo dan Video Jurnal-jurnal ini menangkap dokumentasi visual dari berbagai perkembangan, reaksi dan pemikiran atau untuk menunjukkan pembangunan kemampuan. Gunakan sepanjang proyek, tetapi boleh digabungkan dengan produk atau penampilan akhir.
  • Outline rangkaian photo dan topik
  • Jadwal adegan video
Wawancara Terstruktur  dan Pengamatan Wawancara lisan formal dijadwalkan secara perorangan atau kelompok untuk memeriksa pemahaman. Pertanyaan-pertanyaan wawancara (protokol) meminta siswa untukmenjelaskan dan memberikan alasan-alasan pemahaman mereka saat ini. Pengamatan terstruktur sama tetapi digunakan untuk menilai kemampuan, proses dan penampilan, dapat dilakukan juga oleh siswa. Gunakan wawancara terstruktur dan pengamatan sepanjang proyek.
Bertanya secara informal Bertanya membuat siswa secara terbuka mengekspresikan ide-ide dan pikiran-pikirannya, membuat mereka mampu untuk berkaca pada penjelasan siswa-siswa lain, juga menghubungkannya. Gunakan untuk memberi tantangan, untuk menilai pemahaman siswa, dan meperbaiki pelajaran apabila diperlukan. Gunakan sepanjang proyek, terutama selama kerja kelompok dan diskusi kelas.
Tes Lisan, Tertulis dan Kuis Tes dan kuis memberikan bukti langsung dari penguasaan pengetahuan dan pemahaman. Gunakan pada poin-poin kunci dalam proyek dan di akhir proyek
  • Pertanyaan-pertanyaan tes dan kuis
Strategi Penilaian