• <Lebih lanjut tentang Intel.com

Keterampilan Berfikir

Keterampilan Berfikir

Bayangkan sebuah ruang kelas di mana . . .

Seorang anak kelas 1 berkata, “Saya pun berpikir demikian. Anak itu yang berpikir kalau mencuri anjing itu adalah sebuah ide yang bagus. Saya tentunya akan sedih kalau mendapati anjing saya dicuri orang. Saya bertaruh kalau si pemilik pastinya sedih juga, tapi kita tidak tahu karena hal tersebut tidak disebutkan dalam buku.”

Seorang anak kelas 6 menyanggah, “Sebelum ini saya pernah setuju denganmu bahwa orang-orang sebaiknya tidak diperbolehkan untuk datang dan tinggal di negara ini secara gelap, tetapi hari ini saya membaca sebuah artikel di koran, dan saya sekarang menjadi kurang yakin bahwa pelarangan itu adalah hal yang sebaiknya.”

Seorang anak kelas 10 membayangkan, “Saya pikir situs Web ini kurang dapat diandalkan. Saya tidak dapat menemukan informasi apapun tentang sekolah di mana sang penulis mendapatkan gelar kedokterannya.”

Para siswa di ruang kelas yang menekankan proses dan cara berpikir, mencari kebenaran dan memiliki kecakapan yang mereka butuhkan untuk menemukan kebenaran tersebut. Para guru dalam ruang-ruang kelas tersebut memiliki pengetahuan tentang informasi dan berbagai proses yang dapat membantu para siswa untuk tumbuh menjadi pemikir-pemikir yang baik.

Kerangka Kerja dalam Berpikir >
Pendidik seperti Howard Gardner, Benjamin Bloom, dan Robert Marzano mengusulkan beragam cara untuk menggambarkan komponen-komponen dari proses berpikir. Baca lebih lanjut tentang bagaimana kerangka kerja ini menjelaskan proses berpikir dalam cara yang berbeda untuk setiap kebutuhan yang berbeda pula. 

Berbagai Kecakapan Berpikir Tingkat Tinggi >
Untuk mengembangkan pemahaman yang lebih dalam atas isi dari website ini dan berhasil menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari, para siswa diharapkan mampu berpikir pada tingkatan yang lebih tinggi, seperti menganalisis, menggunakan pengetahuan, dan metakognisi. Pelajari lebih lanjut tentang macam-ragam proses dan cara berpikir yang rumit dan bagaimana hal-hal tersebut terlihat dalam ruang-ruang kelas Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah. 

Berbagai Keyakinan dan Sikap >
Anda dapat membimbing para siswa untuk memiliki kecakapan dalam berpikir, tetapi Anda tidak dapat membuat mereka berpikir. Para psikolog seperti Arthur Costa, Bena Kallick, Shari Tishman, dan Ellen Langer telah mempelajari bagaimana emosi mempengaruhi cara berpikir manusia. Bacalah lebih lanjut tentang cara-cara mereka mendeskripsikan hubungan antara sikap dengan cara berpikir.

Mengajarkan kecakapan Berpikir >
Untuk mengembangkan kecakapan dan berbagai strategi yang dibutuhkan untuk menghasilkan pemikiran yang dalam dan menyeluruh, para siswa mesti dilibatkan ke dalam berbagai proyek yang membutuhkan pemikiran kritis dan pemecahan masalah. Pelajarilah bermacam ragam jenis lingkungan ruang kelas dan apa saja praktek-praktek instruksional yang sebaik-baiknya dapat membantu para siswa dalam mengembangkan kebiasaan berpikir yang baik.

Keterampilan Berfikir