Cara Merakit PC Game

Merakit PC Anda sendiri akan jauh lebih meningkatkan pengalaman bermain game dan memungkinkan Anda meningkatkan komponen sewaktu-waktu.

Memilah proses perakitan PC game menjadi langkah-langkah yang dapat dikelola membuatnya lebih bebas dari tekanan. Meskipun Anda adalah pemula, jangan resah. Tidak dibutuhkan pengalaman merakit.1 2 3

Merakit PC game dari awal adalah satu-satunya cara yang pasti agar sistem dapat memenuhi semua pilihan pribadi Anda. Bila Anda menentukan segala hal yang masuk ke PC dari catu daya, Anda tahu bahwa Anda akan bisa memainkan game yang diinginkan, dengan laju bingkai yang Anda inginkan. Selain itu, PC yang dirakit sendiri tetap membuka peluang untuk peningkatan — karena teknologi berubah, seperti selera bermain game dan kebutuhan, atau sesuai dengan anggaran Anda.

Meskipun merakit PC dapat terlihat menakutkan, Anda mungkin merasakan bahwa hal itu lebih mudah dari yang Anda kira, khususnya jika dipilah menjadi langkah-langkah yang dapat dikelola. Oleh karena itu, kami telah menggabungkan panduan langkah demi langkah lengkap untuk merakit PC game pertama Anda — lengkap dengan tip dan trik dari pengembang veteran kami.

Lihat apakah pc siap pakai atau pc kustom yang cocok untuk Anda ›

PERSIAPAN 1: Alat Perakit PC

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengumpulkan alat-alat yang dibutuhkan untuk menyelesaikan perakitan. Mempersiapkan bahan-bahan berikut terlebih dahulu sangat berguna untuk memastikan bahwa proses perakitan berjalan dengan lancar.

  • Ruang kerja Anda akan memerlukan permukaan besar sebagai tempat bekerja, misalnya meja. Untuk mencegah pelepasan elektrostatis yang tidak disengaja (yang dapat merusak komponen sensitif), pastikan Anda berdiri pada permukaan tanpa karpet.
  • Obeng. Anda akan memerlukan obeng Philips #2 untuk segalanya. Jika Anda memasang perangkat M.2, Anda akan membutuhkan obeng Philips #0.

Tip pro: Obeng magnetik akan mencegah Anda menjatuhkan sekrup di dalam casing (ujung magnetik sangat lunak dan tidak berdampak apa pun pada komponen Anda).

  • Sistem pengaturan. Sebagian besar komponen dilengkapi dengan komponen tambahan; beberapa sifatnya opsional, beberapa diperlukan untuk pemasangan dalam rakitan Anda. Anda perlu suatu cara agar sekrup, pengikat, kabel, buku petunjuk, dsb. tetap teratur berdasarkan masing-masing komponen. Tanpa pengaturan yang tepat, benda-benda ini dapat mudah tercampur.

Tip pro: Untuk berbagai sekrup, kami menyarankan baki perangkat keras magnetik atau baki dengan beberapa kompartemen kecil, misalnya karton telur kosong atau wadah vitamin.

  • Beberapa sumber cahaya. Rakit di area berpenerangan baik dengan beberapa sumber cahaya. Anda tidak perlu khawatir menghalangi satu-satunya sumber cahaya saat Anda membungkuk di atas sasis. Tip pro: Sumber cahaya yang bisa berpindah akan membantu Anda menerangi setiap sudut dan celah casing. Opsi yang ideal adalah lampu kepala, karena Anda tidak perlu menggunakan tangan, tetapi Anda juga dapat menggunakan senter, ponsel, atau lampu meja.
  • Gelang anti-statis. Ini tidak harus dipenuhi, tetapi berguna untuk memastikan agar Anda tidak sengaja merusak komponen sensitif karena pelepasan muatan listrik statis. (Meskipun jarang terjadi, sebaiknya berjaga-jaga, dan gelang anti-statis murah harganya.)
  • Pengikat. Meskipun tidak wajib, mengikat kabel akan membuat bagian dalam PC terlihat jauh lebih baik. Jika Anda tidak ingin membeli pengikat, Anda dapat mengikat kabel dengan tali ulir (Anda akan punya sisa dari kemasan komponen). Anda juga dapat menggunakan tali Velcro — beberapa casing dilengkapi dengan tali ini.
  • Gunting. Terakhir, Anda perlu gunting untuk memotong tali dan membongkar kemasan komponen.

PERSIAPAN 2: Casing PC Game

Sebelum mulai memilih komponen, Anda sebaiknya mempertimbangkan casing — atau, setidaknya, ukuran casing.

Hal utama yang perlu diingat ketika memilih casing adalah apa yang akan Anda pasang pada komputer. Lokasi akhir PC akan menentukan seberapa besar Anda bisa (atau tidak bisa) melakukan, dan juga akan membantu menentukan apakah berbagai fitur casing premium layak dibeli. Anda mungkin tidak ingin membeli panel samping kaca tempered, misalnya jika komputer akan tersembunyi di bawah meja.

Casing biasanya tersedia dalam tiga ukuran: Besar, sedang, dan mini. Ini adalah kategori yang sangat umum (ukuran casing tidak distandardisasi oleh produsen), berdasarkan ukuran motherboard.

Casing besar

Casing besar dirancang agar sesuai dengan motherboard Extended-ATX dan motherboard ATX standar berukuran utuh. Biasanya, tingginya berukuran sekitar 22-24 inci, panjangnya 18-20 inci, dan lebarnya lebih dari 8 inci.

Kemungkinan besar Anda akan memerlukan casing besar jika ingin menggunakan sebuah motherboard Extended-ATX (meskipun memilih casing sedang juga pas dengan motherboard Extended-ATX), atau ingin memasukkan sistem pendinginan ekstensif atau penyimpanan tambahan. Meskipun casing besar juga dapat menampung motherboard Mini-ITX, tidak ada manfaat jelas untuk merakit dengan cara itu.

Casing sedang

Casing sedang dirancang agar sesuai dengan motherboard ATX standar berukuran utuh. Secara umum, casing sedang adalah ukuran casing yang paling umum. Dimensinya dapat beragam, tetapi casing ini biasanya mempunyai ukuran tinggi sekitar 18-20 inci, panjang 17-20 inci, dan lebar 6-8 inci.

Casing sedang biasanya cukup luas untuk pengaturan game dengan beberapa kartu grafis, beberapa hard drive, dan sistem pendinginan yang sederhana.

Casing mini

Casing mini, atau rakitan dengan faktor bentuk kecil (SFF), ringkas dan dirancang agar sesuai dengan sejumlah motherboard yang lebih kecil, seperti motherboard mini-ITX.

Meskipun rakitan SFF telah berkembang sangat pesat dalam beberapa generasi terakhir, — terutama yang menggunakan motherboard mini-ITX — mengharuskan Anda merencanakan komponen dengan hati-hati (Anda mungkin perlu menggunakan komponen yang dibuat khusus untuk rakitan kecil, seperti GPU dengan panjang sedang) dan pendinginan, yang menyisakan sedikit ruang untuk peningkatan setelah rakitan selesai.

Untuk alasan ini, kami tidak menganjurkan rakitan SFF untuk perakit baru, tetapi rakitan ini bisa menjadi tantangan yang seru jika Anda sudah memiliki satu atau dua rakitan.

Setelah memutuskan ukuran yang Anda inginkan, cari casing yang mendekati ukuran tersebut. Jika Anda belum menentukan ukuran spesifik, sebaiknya memilih ukuran yang lebih besar. Anda kemungkinan akan merasa lebih mudah bekerja dengan casing yang lebih besar dan lebih lancar saat meningkatkan PC nantinya.

Meskipun lebih besar memang baik, namun secara signifikan lebih besar tidak selamanya lebih baik: Casing besar bisa berakhir menjadi titik panas jika tidak didinginkan dengan benar.

Semua ukuran casing tersedia dalam harga yang berbeda, sehingga menemukan casing yang sesuai dengan anggaran Anda tidak akan sulit. Casing yang lebih mahal mungkin memiliki fitur premium dan memudahkan, seperti peredam kebisingan, bahan rakitan berkualitas lebih tinggi, penutup drive yang dapat dilepas, dan pengelolaan kabel yang lebih menarik, tetapi fitur-fitur ini umumnya tidak akan terlalu memengaruhi performa.

PERSIAPAN 3: Komponen PC Game

Sekarang saatnya untuk menyatukan komponen Anda. Anda dapat mengerjakan langkah ini sesuka Anda, Anda dapat melakukan penelitian secara menyeluruh untuk setiap komponen yang Anda miliki dan membuat rakitan khusus dari awal, atau Anda dapat menemukan rakitan siap pakai di internet dan menyesuaikannya agar sesuai dengan anggaran dan kebutuhan khusus Anda. 

Kami sangat menganjurkan untuk merancang anggaran sebelum mulai memilih komponen (saat membeli komponen bisa mudah lepas kendali). Ingat, Anda selalu dapat meningkatkan masing-masing komponen di kemudian hari.

Tip pro: Buat daftar rakitan sebelum membeli — semua komponen harus kompatibel dengan komponen lainnya.

Tip pro: Jika Anda merakit PC ini karena ingin bermain game tertentu, lihat persyaratan sistem yang direkomendasikan untuk game tersebut, dan buat rencana yang sesuai.

Selain casing, inilah komponen yang Anda butuhkan untuk merakit PC game:

Mari kita lihat apa yang masing-masing komponen ini lakukan, mengapa komponen ini diperlukan, dan apa yang perlu Anda cari saat berbelanja.

Central Processing Unit (CPU)

Central Processing Unit (CPU), disebut juga sebagai prosesor, pada dasarnya adalah otak dari PC. Di sini tempat keajaiban terjadi — saat program komputer berjalan, komputer akan mengirimkan daftar instruksi (yang sebenarnya lebih mirip tugas) ke CPU. CPU melakukan setiap “instruksi” dan mengirim sinyal ke komponen lain agar komponen lain tahu kapan perlu melakukan suatu tugas.

Ada dua metrik performa utama yang dapat membantu Anda memilih CPU yang tepat sesuai kebutuhan: Jumlah core dan kecepatan clock.

Jumlah core memberi tahu kita jumlah prosesor yang dimiliki CPU — dengan kata lain, jumlah tugas yang bisa dilakukan CPU secara bersamaan.

Kecepatan clock memberi tahu kita seberapa cepat CPU menjalankan setiap tugas.

Beberapa CPU dengan kelas yang lebih tinggi memiliki hyper-threading, yang memungkinkan setiap core untuk menjalankan beberapa thread dan menawarkan peningkatan performa pada perangkat lunak dengan thread.

Tip pro: Kebanyakan CPU modern memiliki beberapa core dan banyak game modern didesain untuk memanfaatkan ini, jadi Anda sebaiknya mencari CPU dengan setidaknya empat core. Core tambahan dapat membantu saat Anda memulai mengerjakan beberapa tugas sekaligus, seperti merekam dan melakukan streaming gameplay.

Motherboard

Motherboard adalah papan sirkuit utama dan terhubung ke semua bagian. CPU terletak langsung di motherboard (CPU dan motherboard Anda harus kompatibel — Intel® Desktop Compatibility Tool dapat membantu) dan setiap komponen lain — kartu grafis, hard drive, memori, drive optik, kartu nirkabel — terintegrasi ke motherboard.

Salah satu cara untuk mempersempit pilihan motherboard adalah membeli berdasarkan ukuran. Faktor bentuk yang paling umum adalah Extended ATX, ATX, microATX, dan Mini-ITX.

  • Extended ATX adalah motherboard yang terbesar (12 x 13 inci atau 12 inci x 10,1 inci) dan seringkali memiliki delapan slot RAM (untuk RAM hingga 128 GB).
  • Motherboard ATX hanya sedikit lebih kecil (12 x 9,6 inci) dan biasanya memiliki empat slot RAM.
  • Motherboard MicroATX (9,6 x 9,6 inci) juga dapat memiliki hingga empat slot RAM.
  • Motherboard Mini-ITX menampilkan faktor bentuk terkecil dari keempatnya (6,7 x 6,7 inci) dan biasanya memiliki dua slot RAM.

Tip pro: Setiap komponen perlu dicolokkan ke dalam motherboard, jadi pilih motherboard yang cukup besar agar pas dengan perangkat keras saat ini dan di masa depan.

Memori (RAM)

Random Access Memory (RAM) adalah memori jangka pendek PC. Lebih cepat dan lebih mudah diakses dari memori jangka panjang PC (penyimpanan, misalnya, SSD atau hard drive), tetapi juga bersifat sementara.

Di sinilah PC menyimpan data yang digunakannya secara aktif (“daftar instruksi” yang perlu dibaca dan dijalankan oleh CPU). Mencari tahu berapa banyak RAM yang Anda butuhkan bisa jadi merepotkan, karena memiliki lebih banyak RAM daripada yang Anda gunakan tidak berpengaruh apa pun (kecuali menghabiskan uang), sedangkan memiliki RAM terlalu kecil akan berpengaruh negatif terhadap performa.

Idealnya, Anda menginginkan jumlah RAM yang sempurna untuk Anda/rakitan Anda. Namun, perangkat game rata-rata perlu RAM 8-16 GB.

Hal yang paling penting untuk diingat saat membeli RAM adalah apa yang dapat didukung oleh motherboard dan prosesor Anda. RAM yang lebih cepat daripada yang didukung oleh sistem Anda akan men-downclock untuk berjalan pada kemampuan sistem Anda.

Untuk panduan yang lebih lengkap tentang pembelian RAM bagi sistem Anda, lihat panduan RAM kami.

Tip pro: Jika Anda memutuskan untuk menggunakan RAM kecepatan tinggi, cari RAM dengan dukungan Intel® Extreme Memory Profile (Intel® XMP). RAM kecepatan tinggi akan berjalan pada kecepatan standar (lebih rendah dari yang diiklankan) kecuali di-overclock, dan Intel® Extreme Memory Profile (Intel® XMP) memudahkan untuk melakukannya dengan profil yang telah ditentukan dan teruji.

Graphics Processing Unit (GPU)

Ada dua jenis prosesor grafis: Terintegrasi dan terpisah.

Prosesor grafis terintegrasi bersatu dengan CPU. Grafis terintegrasi telah mengalami peningkatan dalam waktu beberapa tahun ini, meskipun secara umum tidak seandal grafis terpisah.

Kartu grafis terpisah adalah komponen besar dan andal, yang ditancapkan pada motherboard melalui PCIe*, dan dilengkapi dengan sumber dayanya sendiri, termasuk memori video dan (biasanya) sistem pendinginan aktif. Gamer yang memainkan game-game masa kini yang menuntut dengan grafis berat wajib memiliki kartu grafis terpisah. Para gamer serius akan ingin mencari kartu grafis yang menghasilkan laju bingkai yang konsisten sekurang-kurangnya 60 bingkai per detik (FPS) pada resolusi yang diinginkan (angka yang lebih rendah mungkin terlihat patah-patah), sedangkan gamer yang ingin bermain dalam realitas virtual sebaiknya mencari kartu yang menghasilkan laju bingkai yang konsisten sekurang-kurangnya 90 fps.

Tip pro: GPU bukan satu-satunya komponen yang memengaruhi laju bingkai, jadi penting untuk menyeimbangkan rakitan atau Anda akan menemui kemacetan performa di tempat lain.

Tip pro: Kartu grafis canggih itu mahal. Jika Anda perlu memangkas biaya, lihat generasi terakhir — GPU generasi sebelumnya mungkin menawarkan hasil serupa dengan harga yang lebih rendah.

Penyimpanan: Solid-State Drive (SSD, Termasuk Memori Intel® Optane™), Hard Disk Drive (HDD)

Ada dua jenis penyimpanan utama: Solid-state drive (SSD, termasuk Memori Intel® Optane™) dan hard disk drives (HDD). Ada pro dan kontra untuk memilih SSD atau HDD, meskipun kabar baiknya adalah Anda tidak harus memilih satu saja.

HDD menyimpan data pada piringan yang berputar. Piringan ini menggunakan material magnetik untuk menyimpan data, yang kemudian diambil dengan penggunaan lengan mekanis.

HDD memiliki dua faktor bentuk:

  • 2,5 inci, yang lebih umum pada laptop, dan biasanya berputar pada kecepatan 5400 RPM (putaran per menit)
  • 3,5 inci, yang lebih umum pada desktop dan berputar pada kecepatan lebih tinggi, biasanya di atas 7200 RPM

SSD menggunakan memori flash berbasis NAND — mirip, tetapi lebih cepat dan lebih andal dibandingkan memori flash yang digunakan pada flash drive USB — untuk menyimpan data. Sebagai pengganti lengan mekanis, SSD menggunakan prosesor terintegrasi untuk mengakses data tersimpan, sehingga lebih cepat dan lebih tidak rentan mengalami kegagalan mekanis dibandingkan HDD. Kecepatan dan kemudahan SSD sesuai dengan harganya, akan tetapi; SSD lebih mahal per gigabyte-nya daripada HDD.

SSD modern memiliki dua protokol:

  • Serial Advanced Technology Attachment (SATA), merupakan protokol yang lebih lama dari keduanya dan beroperasi dengan latensi tag lebih tinggi dan bandwidth yang lebih rendah
  • Non-Volatile Memory Express* (NVMe*), menggunakan antarmuka PCI Express* untuk mencapai performa yang lebih tinggi

Selain SSD dan HDD biasa, terdapat juga opsi yang membantu menjembatani celah kecepatan: akselerasi penyimpanan memori Intel® Optane™. Memori Intel® Optane™ menggunakan teknologi memori 3D Xpoint untuk mempercepat drive yang lebih lambat (terutama HDD) dengan menyimpan data dan pola akses yang sering digunakan. Memori Intel® Optane™ mempelajari game mana yang paling sering Anda gunakan dan menggunakan data tersebut untuk meningkatkan peluncuran game dan waktu pemuatan level.

Tip pro: Anda tidak harus memilih satu. Banyak orang menggunakan SSD kecil sebagai boot drive (untuk sistem operasi, game, dan program lain) dan isi sisanya dengan HDD murah untuk kapasitas penyimpanan maksimum.

Unit Catu Daya (PSU)

Memilih unit catu daya (PSU) adalah langkah penting pada rakitan apa pun. PSU perlu dibuat dengan baik dan harus cukup tangguh untuk menangani semua komponen saat ini dan di masa depan, dan tidak ada salahnya jika memiliki garansi.

PSU dilengkapi dengan gaya non-modular, semi-modular, dan modular lengkap.

  • PSU non-modular, semua kabelnya terpasang secara permanen. Ini adalah pilihan termurah, tetapi Anda harus menemukan lokasi untuk menyimpan semua kabel yang tidak akan digunakan. Terlalu banyak kabel yang tidak terpakai menyebabkan pengelolaan kabel yang buruk, yang dapat mengganggu aliran udara dan berpengaruh pada performa PC.
  • PSU semi-modular adalah pilihan terbaik bagi kebanyakan orang. Unit ini memiliki beberapa kabel penting yang terpasang dan lebih murah dari gaya modular lengkap.
  • PSU modular lengkap bahkan lebih mudah digunakan dari PSU semi-modular, tetapi kemudahan tambahan biasanya diiringi dengan harga yang lebih tinggi.

Sistem Pendinginan - Pendinginan CPU dan Aliran Udara Sasis

Ada dua cara utama untuk mendinginkan PC: pendinginan udara dan pendinginan cair.

Pendinginan udara menggunakan kipas untuk mengalirkan udara panas melewati sistem Anda dan menjauhi komponen untuk mencegah kelebihan panas. Keuntungan utama dari pendinginan udara adalah biayanya dan kemudahan instalasinya (kipas lebih kecil dan lebih mudah dipaskan di dalam sasis yang penuh). Kekurangan terbesar pada pendinginan udara adalah batasannya: Pendinginan udara tergantung pada aliran udara yang efisien dalam casing untuk memindahkan udara panas dari komponen, jadi setiap batasan aliran udara dapat menyebabkan masalah.

Pendinginan cair menggunakan cairan pendingin (seperti air suling) untuk menyerap panas dari komponen dan memindahkannya ke area yang lebih bebas (tempat radiator berada). Pendinginan cair tidak terlalu tergantung pada aliran udara di dalam sasis, dan karenanya lebih efisien pada komponen khusus pendinginan. Kekurangan dari pendinginan cair adalah bahwa sistem pendinginan cair diwadahi, yang artinya biasanya lebih besar dan lebih sulit dipasang dibandingkan pengaturan berpendingin udara lainnya (juga lebih mahal).

Selain sistem pendinginan umum, Anda juga perlu membeli pendingin CPU khusus. Pendingin CPU tersedia dalam bentuk dan ukuran udara dan cair, dan terpasang langsung ke CPU. Saat Anda berbelanja pendingin CPU, penting untuk memastikan pendingin kompatibel dengan CPU dan ukurannya pas dengan rakitan.

Tip pro: Dalam sebuah sistem berpendingin udara, beberapa kipas tidak selalu berarti pendinginan yang lebih baik. Kualitas dan penempatan kipas sangat berpengaruh.

Periferal

Monitor, keyboard, mouse, headphone, dan periferal lainnya umumnya lebih ke pilihan pribadi. Anda tidak perlu membeli item ini dengan komponen, tetapi Anda akan perlu layar, keyboard, dan mouse untuk menyiapkan sistem setelah Anda merakitnya.

Tip pro: Pertimbangkan keseimbangan rakitan saat memilih periferal — jika Anda memiliki komponen terbaik di dunia, tetapi masih menggunakan monitor 1080p, 60 Hz, Anda tidak dapat memaksimalkan penggunaan perangkat keras.

Sistem operasi (OS)

Yang tidak kalah pentingnya, Anda perlu mempersiapkan instalasi sistem operasi setelah semua komponen lain dirakit di dalam casing. Sistem operasi adalah bagian penting dari perangkat lunak yang membantu pengelolaan komunikasi antara program dan perangkat keras komputer.

Untuk mempersiapkan OS PC sebelumnya, tentukan OS apa yang ingin Anda instal di PC dan unduh penginstal di flash drive USB. Anda dapat mengunduh penginstal Windows* 10 di sini. Jika Anda menginstal OS berbayar, seperti Windows, Anda akan memerlukan kunci produk.

LANGKAH 1: PASANG CPU

Komponen/alat: Motherboard, CPU

Keluarkan motherboard dari kemasan anti-statisnya dan letakkan di permukaan kerja Anda. Temukan soket CPU, yang dibungkus dengan penutup pelindung dari plastik. Di salah satu tutup plastik, atau lebih umum, di soketnya sendiri, Anda akan melihat panah kecil — catat lokasi panah.

Di samping soket CPU, Anda akan melihat sebuah tuas logam kecil. Tekan ke bawah pada tuas dan tarik perlahan-lahan ke samping (menjauh dari soket) untuk membuka baki soket.

Buka CPU dan lepaskan dari kemasannya. Harap sangat berhati-hati saat memegang CPU — CPU dan soket CPU sangat rentan terhadap kerusakan fisik. Pegang CPU pada bagian tepinya — jangan sekali-kali menyentuh pin pada bagian bawah chip, karena jari dapat menyebabkan minyak atau debu menempel, dan cobalah agar jangan menyentuh bagian atas chip.

Di salah satu sudut CPU, Anda akan melihat sebuah tanda panah. Sejajarkan panah ini dengan panah pada soket, dan letakkan CPU dengan hati-hati ke soket. Setelah CPU telah terpasang secara perlahan, Anda dapat menurunkan tuas penahan dan menekannya kembali ke tempatnya. Mungkin perlu sedikit usaha untuk menurunkan tuas, tetapi tidak demikian saat meletakkan CPU!

Tip pro: Anda tidak perlu melepaskan tutup plastik - ketika memasang CPU, tekanan pemasangan akan menyebabkan tutup terlepas. Jika Anda mencoba membuka tutup sendiri, Anda mungkin malah menyentuh dan merusak pin rapuh di dalamnya.

Tip pro: CPU hanya dapat dipasang dengan satu cara, dan tidak perlu dipasang dengan paksa. Anda dapat memindahkan CPU secara perlahan untuk memasangnya, tetapi jangan mendorong, menekan, menarik, atau memasukkan CPU dengan paksa ke dalam soket.

LANGKAH 2: (OPSIONAL) PASANG SSD M.2

Komponen/alat: Motherboard, SSD M.2, obeng Phillips #0, buku petunjuk pengguna motherboard

Jika Anda ingin memasang SSD M.2, sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukannya. Pertama, temukan slot M.2 pada motherboard. Ini adalah slot horizontal kecil dengan sekrup kecil di seberangnya. Jika Anda tidak dapat menemukannya, jika Anda menemukan beberapa slot M.2, atau berencana memasang lebih dari satu SSD M.2, lihat buku petunjuk pengguna yang disertakan pada motherboard.

Lepaskan sekrup kecil menggunakan obeng Philips #0. Jangan menghilangkan sekrup.

Geser SSD M.2 perlahan-lahan ke dalam slot. Saat sudah benar-benar terpasang, SSD akan membentuk sudut sekitar 35 derajat dari motherboard. Tekan SSD dan pasang kembali sekrup kecil untuk mengencangkannya.

Tip pro: Memasang SSD M.2 dapat membatasi konfigurasi penyimpanan lainnya (khususnya penyimpanan berbasis SATA dan PCIe* AIC), jadi lihat buku petunjuk pengguna motherboard saat merencanakan penyimpanan.

Pemecahan masalah: Jika motherboard tidak mengenali SSD M.2 yang baru dipasang sebagai penyimpanan, Anda mungkin perlu mengonfigurasikannya secara manual di BIOS (lihat buku petunjuk pengguna motherboard untuk instruksi BIOS).

LANGKAH 3: PASANG PENDINGINAN CPU

Komponen/alat: Motherboard dengan CPU terpasang, pendingin CPU, pasta termal, buku petunjuk pendingin CPU

Terdapat berbagai jenis pendingin CPU. Untuk instruksi pemasangan yang tepat, kami sarankan Anda membaca buku petunjuk yang disertakan dengan pendingin CPU.

Beberapa pendingin memerlukan braket pemasangan. Motherboard mungkin mempunyai braket yang telah terpasang sebelumnya; Anda mungkin perlu melepaskan braket ini jika pendingin Anda tidak memerlukannya, atau ganti braket jika pendingin Anda menggunakan braket yang berbeda. Lakukan ini sebelum memasukkan motherboard ke dalam casing.

Beberapa pendingin dilengkapi dengan pasta termal yang dipasang sebelumnya ke bahan konduktif (yang terdapat pada CPU) dan beberapa pendingin tidak demikian. Jika pendingin Anda tidak memiliki pasta termal yang dipasang sebelumnya, Anda perlu memasangnya secara manual sebelum memasang pendingin. Untuk memasang pasta termal, pencet setitik kecil (tidak lebih besar dari sebutir beras) ke tengah CPU. Kemudian, letakkan pendingin pada CPU — tekanan akan menyebarkan pasta termal secara merata.

Tip pro: Sebaiknya pencet pasta termal untuk pertama kalinya ke selembar kertas, untuk berjaga-jaga jika tidak sengaja terpencet terlalu banyak.

Tip pro: Jika pendingin Anda telah dipasangi pasta termal sebelumnya dan ingin menggunakan pasta termal lain, Anda dapat melepas termal pasta dengan alkohol isopropil 90% dan lap anti-statis - kami sarankan kertas tisu kelas otomotif.

Tip pro: Saat memasang pendingin ke motherboard, kencangkan sekrupnya dengan pola silang untuk memastikan tekanan tersebar secara merata. Jika Anda merasa kebingungan, proses ini umumnya akan diuraikan secara terperinci dalam buku petunjuk Anda.

Pemecahan masalah: Jika Anda mengacaukan pemasangan, jangan panik. Bersihkan pasta termal (dari penyebar panas maupun pendingin CPU), dan oleskan lagi, lalu pasang kembali.

LANGKAH 4: PASANG MEMORI (RAM)

Komponen/alat: Motherboard, RAM, buku petunjuk pengguna motherboard

Tentukan berapa slot RAM yang ada pada motherboard (harus ada dua atau empat). Jika Anda akan mengisi semua slot RAM, cukup pasangkan RAM ke tempatnya. Jika Anda tidak mengisi semua slot RAM, bacalah buku petunjuk pengguna untuk menemukan konfigurasi yang tepat dan mengisi slot RAM yang sesuai.

Tip pro: Sudut antara jari emas tidak terpusat. Pastikan Anda menyejajarkan RAM dengan benar menggunakan sudut ini untuk menentukan mana sisi atas dan mana sisi bawah.

Pemecahan masalah: Meskipun RAM relatif mudah untuk dipasang, RAM tidak selalu terpasang dengan benar saat pertama kali dipasang. Jika Anda mencoba untuk menyalakan PC dan PC tidak menyala, hal pertama yang sebaiknya Anda lakukan adalah memasang ulang RAM. Sejumlah motherboard mempunyai tab mati (satu tab yang tidak perlu Anda pindahkan), yang membantu saat pemasangan. Semua motherboard mempunyai sedikitnya satu tab yang tidak bergerak — biasanya tab ini akan terpasang ke bagian samping RAM.

LANGKAH 5: (OPSIONAL) JANGAN MENJALANKAN UJI OPERASI DI LUAR CASING

Komponen/alat: Motherboard dengan CPU dan pendingin CPU terpasang, RAM, GPU, PSU, obeng, buku petunjuk pengguna motherboard, monitor PC (terpasang ke GPU)

Sekarang, setelah memasang CPU dan pendingin CPU, Anda mungkin ingin melakukan uji operasi cepat pada komponen hanya untuk memastikan semuanya berfungsi. Pengujian ini jauh lebih sulit untuk dilaksanakan (dan melakukan pemecahan masalah) setelah semua terpasang dalam sasis. Untuk melakukan ini, pasang GPU dan hubungkan semuanya ke catu daya (jika Anda tidak tahu cara memasang GPU, lihat bagian di bawah ini). Pastikan catu daya terhubung ke motherboard (CPU 8 pin dan 24 pin) dan GPU, kemudian tancapkan dan hidupkan CPU.

Beberapa motherboard yang lebih canggih memiliki tombol daya, tetapi banyak yang tidak memilikinya. Jika Anda tidak melihat tombol daya, cari pin sakelar daya — pasangan kecil dari ujung colokan mencuat dari nodul warna-warni. Pin sakelar daya mungkin diberi label (misalnya, "PWR_ON"). Untuk menghidupkan motherboard, gunakan obeng untuk mengetuk kedua pin sakelar sekaligus.

Seharusnya, Anda sekarang dapat melihat apakah komponen mati atau tidak berfungsi. Jika lampu motherboard berkedip atau berbunyi bip, mungkin ini adalah sinyal dari motherboard. Sejumlah motherboard mempunyai layar kode postingan (dua digit) yang membantu Anda mengidentifikasi apa masalahnya. Untuk mengetahui apa yang coba disampaikan oleh motherboard, lihat buku petunjuk pengguna Anda. Jika motherboard Anda tidak memiliki layar kode postingan, hubungkan layar ke GPU dan lihat apakah sistem “memposting” atau memulai dan menampilkan logo motherbard.

Setelah selesai melakukan uji operasi, matikan catu daya dan tunggu LED pada motherboard mati untuk memastikan tidak ada sisa daya pada sistem. Kemudian, lepaskan GPU dan cabut semua kabel daya sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

LANGKAH 6: PASANG CATU DAYA

Komponen/alat: PSU, casing, kabel PSU, obeng Philips #2

Bongkar PSU (atau cabut dari komponen jika Anda memilih melakukan uji operasi) dan singkirkan kabel-kabel (jika bisa).

Perhatikan casing Anda dan cari tahu di mana seharusnya PSU dipasang (mungkin di bagian bawah, dekat bagian belakang) dan bagaimana arah PSU dapat diatur. Umumnya, Anda ingin mengatur arah PSU agar kipasnya menghadap ke atas (melalui ventilasi). Jika casing Anda memiliki ventilasi di bagian bawah, Anda dapat memasang PSU terbalik, asalkan ventilasi bawah menerima aliran udara yang cukup setelah PC selesai.

Jika casing Anda tidak memiliki ventilasi, pasang PSU agar kipas menghadap ke atas (ke dalam casing) dan pastikan terdapat cukup ruang kosong.

Pasang PSU ke casing menggunakan empat sekrup yang disertakan dalam PSU.

Jika Anda menggunakan sebuah catu daya non-modular atau semi-modular, kini saatnya menjalankan kabel yang terpasang melalui casing ke lokasi akhirnya (manfaatkan fitur pengelolaan kabel jika casing Anda memilikinya).

LANGKAH 7: PASANG MOTHERBOARD

Komponen/alat: Casing, motherboard, pelindung I/O (jika tidak terpasang ke motherboard), obeng Philips #2, sekrup, buku petunjuk pengguna motherboard

Jika motherboard Anda dilengkapi dengan pelindung I/O yang tidak terpasang — lembaran logam persegi dengan potongan pada port motherboard — Anda harus memasangkannya terlebih dahulu ke tempatnya di belakang casing (pastikan arahnya sudah benar). Pelindung I/O biasanya memiliki pinggiran tajam, jadi hati-hati dengan jari Anda.

Setelah pelindung I/O terpasang, Anda dapat memasang motherboard. Periksa dua kali untuk memastikan kabel Anda terjalin melalui tempat yang benar, lalu tempatkan motherboard (sejajarkan dengan pelindung I/O terlebih dahulu). Dengan menggunakan obeng Phillips #2, pasang sekrup pertama — sekrup tengah — untuk menahan motherboard di tempatnya. Pastikan Anda tidak menyeret motherboard melintasi standoff yang terpasang pada sasis.

Jumlah sekrup yang Anda butuhkan untuk memasang motherboard akan berbeda-beda berdasarkan pada board, tetapi sebuah motherboard ATX berukuran penuh biasanya memerlukan 9 sekrup. Isilah semua lubang sekrup yang tersedia.

Hubungkan catu daya ke motherboard. Ada dua koneksi utama — sebuah konektor CPU 8 pin di atas board dan konektor 24 pin dari samping.

Tip pro: Sebelum Anda memasang motherboard, periksa untuk memastikan casing memiliki standoff yang terpasang. Standoff biasanya terlihat seperti kacang dengan untaian di ujungnya. Jangan menyisipkan standoff yang tidak perlu.

LANGKAH 8: PASANG GPU

Komponen/alat: Motherboard, GPU, obeng Philips #2, sekrup, buku petunjuk pengguna motherboard

Temukan slot PCIe* x16 pada motherboard Anda. Ini adalah slot PCIe terpanjang* dan mungkin warnanya berbeda dari yang lain. Jika motherboard Anda memiliki lebih dari satu slot PCIe* x16, periksa buku petunjuk pengguna untuk melihat apakah satu slot perlu diprioritaskan. Jika slot apa pun dapat digunakan, tentukan slot yang akan Anda gunakan berdasarkan lokasi komponen lainnya — Anda ingin GPU memiliki ruang untuk bernapas.

Tergantung pada casing, Anda mungkin perlu melepas penutup I/O (tab logam kecil yang menghalangi panel belakang casing) untuk memberi ruang untuk I/O GPU (HDMI, DisplayPort, DVI, dll.) dan membuatnya dapat diakses ke eksterior sasis.

Keluarkan GPU dari kemasan anti-statisnya dan sejajarkan secara hati-hati dengan kedua braket penahan belakang dan slot, lalu dorong perlahan ke dalam slot PCIe* x16 (Anda mungkin mendengar bunyi klik). Tab PCIe* pada motherboard mungkin pindah ke posisi terkunci jika Anda harus mengulangi pemasangan GPU.

Setelah GPU terpasang dengan benar, kencangkan ke bagian belakang casing menggunakan satu atau dua sekrup. Jika GPU Anda memerlukan konektor daya tambahan, hubungkan ke catu daya.

LANGKAH 9: PASANG PENYIMPANAN

Komponen/alat: Motherboard, SDD, obeng Philips #2, sekrup, buku petunjuk pengguna casing/sasis

Pertama, periksa casing Anda. Setiap casing sedikit berbeda dalam hal tempat drive.

Anda seharusnya dapat menemukan tumpukan tempat dalam berbagai ukuran di dalam casing Anda. Tempat drive mungkin memiliki sakelar plastik kecil, mungkin tanpa alat, atau mungkin terlihat seperti braket logam.

Umumnya, penyimpanan tersedia dalam dua ukuran, 2,5 inci (HDD dan SSD) dan 3,5 inci (HDD). Sebagian besar tempat drive 3,5 inci dapat menerima drive 2,5 inci, tetapi tidak sebaliknya (beberapa tempat drive 3,5 inci akan memiliki baki yang tidak didesain untuk drive 2,5 inci, tetapi tetap akan pas dengan tempat 2,5 inci). Anda juga dapat melihat tempat drive yang lebih besar dalam casing Anda — ini adalah drive yang lebih besar, seperti drive optik dan biasanya terletak di bagian depan casing, di dekat bagian atas.

Jika Anda memiliki tempat drive tanpa alat, setiap tempat akan memiliki tuas atau sakelar plastiknya sendiri. Buka atau buka kunci tuas atau sakelar, dan Anda seharusnya dapat menarik baki. Letakkan drive Anda di baki — beberapa baki 3,5 inci akan didesain untuk menerima baki 2,5 inci. Jika demikian, Anda perlu menyekrup drive 2,5 inci ke baki 3,5 inci agar tidak bergeser.

Geser kembali baki ke tempatnya. Baki seharusnya terpasang dengan baik.

Jika Anda tidak memiliki tempat drive tanpa alat, Anda akan melihat braket logam (ukurannya besar, seperti lembaran), dengan lapisan atau lubang di dalamnya. Untuk memasukkan drive dalam salah satu “tempat” ini, Anda hanya perlu menggeser slide di antara braket logam dan sisi casing, dan menyekrup ke tempatnya. Gunakan sebanyak mungkin sekrup seperti yang disarankan oleh buku petunjuk, tetapi jika Anda tidak memiliki cukup sekrup, sebagian besar drive cukup menggunakan dua sekrup.

Setelah semua drive Anda terpasang, sambungkan drive ke motherboard (menggunakan kabel SATA, yang seharusnya disertakan bersama drive atau motherboard Anda) dan ke catu daya.

Tip pro: Jika Anda menemui kesulitan dalam menemukan tempat drive atau memikirkan apa jenis tempat yang dimiliki oleh casing Anda, lihat buku petunjuk pengguna casing Anda.

LANGKAH 10: INSTAL SISTEM OPERASI

Komponen/alat: PC, monitor, mouse, keyboard, OS yang disimpan ke flash drive

Jika Anda belum menyiapkan sistem operasi (OS) pada flash drive USB, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukannya. (Lihat bagian di atas tentang sistem operasi pada "PERSIAPAN 3: Memilih komponen" untuk lebih lengkapnya.)

Tancapkan flash drive yang berisi OS, serta monitor, mouse, dan keyboard, dan hidupkan PC.

Layar pertama yang Anda lihat akan memberi tahu Anda untuk menekan sebuah tombol guna memasuki pengaturan sistem atau BIOS. Tekan tombol untuk membuka BIOS. (Jika layar berkedip terlalu cepat untuk Anda melihat tombol, lihat buku petunjuk pengguna motherboard Anda.)

Pertama, periksa untuk memastikan semua komponen terpasang dan dikenali. Temukan halaman dalam BIOS yang menunjukkan info sistem PC Anda (motherboard berbeda memiliki beberapa pengaturan BIOS, tetapi Anda seharusnya dapat menemukan layar yang memberikan informasi ini) dan periksa untuk memastikan sistem mengenali semua yang Anda pasang sejauh ini.

Selanjutnya, telusuri BIOS hingga Anda menemukan halaman Boot (mungkin disebut “Boot Order” atau “Boot Priority”). Ubah urutan boot agar flash drive ada di posisi pertama dan drive yang ingin diinstal OS (jika Anda menggunakan SSD sebagai boot drive, Anda akan ingin menginstal OS di sini) di posisi kedua.

Hidupkan ulang komputer Anda. Komputer Anda akan melakukan boot dari USB dan penginstal OS akan muncul. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan instalasi.

Tip pro: Buat penginstal OS terlebih dahulu.

Pemecahan masalah: Jika PC Anda tidak menyala sama sekali, mungkin terjadi masalah pada catu daya.

Pemecahan masalah: Jika PC menyala tetapi Anda tidak melihat apa pun pada layar, atau layar tidak dimulai, periksa untuk memastikan semua kabel, terutama kabel daya, sudah tersambung.

Tip pro: Jika Anda mencoba untuk memasuki BIOS dengan keyboard dan tidak berfungsi, mungkin keyboard Anda yang tidak berfungsi. Periksa periferal Anda untuk memastikan periferal berfungsi sebelum merasa panik.

Pemecahan masalah: Jika Anda menemui kesulitan dalam menjalankan booting ke drive USB, pastikan motherboard diatur untuk jenis instalasi yang Anda coba lakukan. Sebagian besar platform berkemampuan UEFI, akan melakukan boot ke skema partisi UEFI terlebih dahulu sebelum mencoba Legacy.

INI BELUM SELESAI

Jika Anda telah melaksanakan semua panduan kami, selemat telah menyelesaikan rakitan Anda (khususnya, jika ini adalah kali pertama Anda)! Namun, pekerjaan tidak harus berakhir di sini.

Hal terbaik tentang merakit PC game sendiri adalah pekerjaan tidak pernah benar-benar selesai. Semakin bertambahnya beban perangkat keras, kapasitas PC khusus untuk kustomisasi hampir tidak terbatas, dan perlengkapan Anda dapat diperbarui sesuai keinginan berdasarkan kebutuhan dan anggaran Anda.

Saat Anda memeriksa kembali spesifikasi yang disarankan untuk game baru yang ingin Anda mainkan, ingatlah kemungkinan ini. PC yang baru saja Anda rakit akan menjadi landasan untuk semua pengalaman bermain game ke depannya, dan menyempurnakan komponen adalah bagian dari kesenangan memiliki PC.

Setelah Anda tahu cara merakit PC game, pertimbangkan untuk memadukan mesin Anda menjadi pos pertempuran yang dipersenjatai lengkap. Anda juga dapat mempelajari cara memaksimalkan rakitan Anda melalui teknik tingkat lanjut seperti overclock CPU.

Informasi Produk dan Performa

1

Intel menyangkal setiap jaminan yang dinyatakan secara tegas atau tersirat, termasuk namun tidak terbatas pada, jaminan tersirat atas kelayakan untuk diperdagangkan, kesesuaian untuk tujuan tertentu, dan non pelanggaran, serta setiap garansi yang muncul akibat dari kinerja, transaksi, atau penggunaan dalam perdagangan.

2

Teknologi Intel® mungkin mengharuskan diaktifkannya perangkat keras, perangkat lunak, atau aktivasi layanan. Tidak ada produk atau komponen yang sepenuhnya aman. Biaya dan hasil Anda mungkin berbeda. Intel tidak mengontrol atau mengaudit data pihak ketiga. Anda harus mempertimbangkan sumber lainnya untuk mengevaluasi akurasi.

3

Mengubah frekuensi atau tegangan clock dapat merusak atau mengurangi masa pakai prosesor dan komponen sistem lain, dan dapat mengurangi kinerja dan stabilitas sistem. Garansi produk bisa tidak berlaku jika prosesor dioperasikan di luar batas spesifikasinya. Konsultasikan dengan produsen sistem dan komponen untuk informasi tambahan.